Cara Sederhana Food Styling untuk Pemilik Bisnis Kuliner (Tanpa Properti Mahal)
Ingin foto makanan terlihat estetik tanpa studio dan properti mahal? Ini panduan langkah-demi-langkah untuk UKM kuliner—cukup pakai HP, cahaya jendela, dan barang dapur yang sudah ada.

Kenapa Food Styling Penting (Terutama Buat UKM)
Foto adalah “salesperson” 24/7 untuk menu online, katalog, dan feed. Platform delivery & panduan merchant menekankan peran foto yang menarik dan jelas untuk mendorong pesanan—bahkan mereka menuliskan “foto menarik = lebih banyak order” dalam best practices mereka. (Uber)
Intinya: styling yang rapi + pencahayaan yang benar = foto terlihat “lebih enak”, lebih dipercaya, dan lebih klik-worthy.
Fondasi Food Styling Sederhana (Tanpa Properti Mahal)
1) Cahaya: Jendela = Softbox Gratis
- Posisi set di samping jendela (side light) dengan tirai tipis/diffuser (kertas baking/white curtain) agar bayangan lembut.
- Bounce/reflector murah: papan busa/foam board putih atau bahkan kertas HVS untuk memantulkan cahaya ke sisi gelap makanan.
- Gunakan backlight (cahaya dari belakang) untuk minuman bening atau sup agar terlihat berkilau. Praktik ini adalah fondasi di banyak panduan food photography profesional. (Two Loves Studio)
2) Warna: Bikin Makanan “Pop” dengan Teori Warna
- Padukan warna komplementer (hangat vs dingin) untuk kontras enak dilihat, misal oranye–biru (ayam goreng/saus pedas dengan napkin biru keabu).
- Untuk tampilan lembut, pakai analogous (warna berdekatan di color wheel) + props netral agar fokus tetap di makanan. (Two Loves Studio)
3) Properti: Pakai Barang Dapur yang Sudah Ada
Kamu tak perlu membeli set props mahal. Banyak stylist menyarankan piring matte kecil, talenan kayu, linen/serbet polos, parchment/baking paper, mangkok kecil/pinch bowls, gelas bening, dsb. Semua ini umum ada di dapur atau murah di toko bahan kue & thrift shop. (Nerds with Knives)
Ide cepat (hemat & fotogenik):
- Baking/parchment paper untuk tekstur natural (terutama cookies, pastry).
- Kertas polos (A4 putih atau kraft) untuk background simple.
- Talenan kayu untuk nuansa hangat rustic. (Black Velvet Styling)
Formula Styling 10 Menit (Checklist Praktis)
-
Bersih & plating tipis: Porsi jangan terlalu penuh; sisakan negative space.
-
Garnish hidupkan warna: daun basil/parsley, irisan lemon, drizzle saus tipis.
-
Aturan ukuran props: piring kecil/mangkuk kecil > lebih mudah terlihat penuh dan rapi. (FixThePhoto.com)
-
Lap bekas minyak/crumbs secukupnya (terlihat “real” tapi tetap higienis).
-
Cahaya jendela dari samping + foam board di sisi berlawanan (kurangi bayangan keras). (Two Loves Studio)
-
Angle:
- Top-down (90°) untuk flat foods: pizza, cookies, rice bowl.
- 45° untuk makanan berlapis: bakso, steak, dessert bertingkat.
- Eye-level/side untuk burger, minuman tinggi.
-
Warna: pilih kombinasi komplementer/analogous dan keep props netral. (Two Loves Studio)
-
Ambil 5–7 frame: variasi cropping, posisi garnish, dan rotasi piring 15–30°.
-
Hindari glare: pakai piring matte/linen, geser lampu/jendela sedikit. (Mindful Avocado)
-
Sisakan ruang teks jika foto untuk poster/Stories.
Tips Foto Produk dengan HP (Supaya Tajam & Konsisten)
- AE/AF Lock: tap-tahan pada makanan hingga muncul “AE/AF LOCK” agar fokus & eksposur tidak berubah, lalu geser sedikit exposure ke bawah untuk jaga highlight. Dokumentasi Apple mendukung teknik ini. (Apple Support)
- Jangan zoom digital; dekati objek untuk detail yang renyah. (Tip umum smartphone food photo). (Indoindians.com)
- Gunakan grid untuk komposisi rapi; bersihkan lensa; pakai timer/penyangga agar anti-blur. (Panduan smartphone fotografi terkini). (insta360.com)
- Pilih lensa 2× (bila ada) untuk perspektif yang lebih “compressed” dan alami pada makanan. (Best practice mobile photography). (insta360.com)
Contoh Setup Sederhana (Budget < Rp30 ribu)
- Background: parchment/baking paper atau kertas kraft.
- Surface: talenan kayu / meja dapur bersih.
- Lighting: jendela + foam board putih (reflektor).
- Props: 1 napkin linen polos, 1–2 pinch bowl untuk saus/bumbu.
- Hasil: tampilan hangat, estetik, dan “jual” tanpa belanja mahal. (Easy Food Photography)
Hindari 6 Kesalahan Umum (dan Cara Cepat Mengatasinya)
- Cahaya campur (kuning + biru) → Matikan lampu rumah; gunakan satu sumber (jendela). Tambah reflector agar sisi gelap terisi. (Two Loves Studio)
- Piring terlalu ramai → Kembali ke porsi kecil + props netral. (FixThePhoto.com)
- Glare pada piring/gelas → Pilih finish matte atau geser angle beberapa derajat. (Mindful Avocado)
- Warna “mati” → Tambah garnish komplementer (misal hijau pada merah/oranye). (Two Loves Studio)
- Foto blur → AE/AF Lock + timer 3 detik, sandarkan HP di gelas/stack buku. (Apple Support)
- Komposisi membosankan → Rotasi piring, variasi crop tight/medium, dan sisakan “lead room”.
Boost Cepat: Bikin Foto Mentah Jadi “Ala Studio” (1 Klik)
Setelah foto mentahmu rapi, upgrade ke look profesional untuk katalog, menu delivery, dan feed Instagram:
- Piclatte mengubah foto basic jadi lebih estetik dengan berbagai style (Minimal, Japandi, Marble Premium, Charcoal, Rustic Wood, dll.).
- Mudah & cepat: upload → pilih style → dapat hasil.
- Coba gratis 3 foto pertama untuk lihat bedanya di menu dan sosmed kamu. (Piclatte)
👉 Coba Piclatte sekarang – gratis 3 foto pertama, cocok untuk owner cafe/resto, bakeri, cloud kitchen, dan F&B online yang butuh visual konsisten tanpa ribet. (Piclatte)
FAQ Singkat
Apa itu food styling? Teknik menata makanan/props/lighting agar makanan tampak lezat dan jelas terlihat pada foto.
Apakah perlu properti mahal? Tidak. Banyak stylist memanfaatkan barang dapur (talenan, parchment, mangkok kecil, linen polos) dan cahaya jendela. (Nerds with Knives)
Kalau waktu terbatas? Fokus pada kebersihan plating, cahaya jendela + foam board, dan warna kontras; lalu pakai Piclatte untuk finishing yang konsisten. (Two Loves Studio)
Referensi & Bacaan Lanjutan
- Uber Eats Merchant: Capture restaurant menu photos that sell (best practices). (Uber)
- DoorDash Merchant: Maximize your menu – pentingnya foto untuk konversi. (merchants.doordash.com)
- Two Loves Studio: Basic Light Setup & Colour Theory in Food Photography. (Two Loves Studio)
- Regan Baroni: Natural Light Food Photography Tips – penggunaan foam board sebagai reflector murah. (reganbaroni.com)
- Apple Support: Lock Exposure/Focus (AE/AF) di iPhone untuk konsistensi foto. (Apple Support)
Siap foto makanan yang bikin ngiler? Rapikan styling dengan checklist di atas, shoot di samping jendela, lalu coba Piclatte untuk hasil ala studio dalam hitungan detik—gratis 3 foto pertama. (Piclatte)
